Senin, 24 November 2008

Laporan Buku Media pembelajaran


Tradisional

Transisi

Inovasi

Struktur pendidikan

Terpusat

berstruktur

System interaktif

Organisasi media

Broadcasting

Diversivikasi

System interaktif

Metode pendidikan

Guru dan silabus

kurikulum

Kurikulum yang dinamis

Teknologi media

Broadcasting

Teknik rekaman

Teknologi baru

Fungsi media

Pengayaan atau pengajaran langsung

kurikulum

Sistim intruksional

Evaluasi Media

laporan

tes

Evaluasi dan penelitian

Judul buku : Planing for Educational Mass Media

Pengarang : Alan Hancock

Halaman : 35 halaman

Penerbit : Long Man

Tahun Terbit : 1976

PENERAPAN MEDIA DALAM BIDANG PENDIDIKAN

Alan hancocok dalam bukunya ini, menjelaskan tentang kegunaan media untuk pembelajaran. Dan ia juga menjelaskan tentang perubahan- perubahan media dari masa- kemasa seiring berjalannya waktu.

Seperti yang tertera di bawah ini..

Skala waktu dan dasar teoritis. perbedaan kebenaran telah diadakan untuk memperjelas diri sendiri di dalam media bidang pendidikan pada berbagai waktu dan yang penting bagi pengetahuan zaman. Yang kita sedang bicarakan. secara keseluruhan adalah kita kini di dalam tahap yang transisi sedikitnya di mana praktek umum terpusat. tetapi banyak dari proses dari media tidak bisa dipahami tanpa memandang lalu yang membentuk mereka dan dalam beberapa bidang-bidang yang wujud inovasi yang berbuat lebih banyak dibanding di pihak lain. dengan suatu kerangka ini kita dapat sedikitnya lihat di mana kita ditempatkan.

Berdasarkan data diatas, kita mengetahui perubahan media ditujukan untuk meningkatkan kualitas pelajar. Perubahan tersebut diharapkan agar proses transfer ilmu dari guru menjadi lancar.

Tema dari perubahan

Acuan/matriks tersebut adalah kebanyakan terkait dengan perubahan. Yaitu memetakan perubahan dari tradisional sampai wujud-wujud transisi yang tercermin pada perubahan media ajar.. tantangan dari perubahan tersebut adalah, kita harus mencari solusi media apa yang bisa meningkatkan suatu pendidikan, agar tercipta masa depan yang lebih tepat .

Teknologi Pembelajaran

Urutan tersbut, dapat dengan mudah ditransfer ke situasi media yang dapat membantu jalannya pendidikan bahan-bahan bidang pendidikan. sungguh, teknologi dalam pendidikan sudah diciptakan terutama untuk mempermudah kita dalam proses pembelajaran pendidikan. Misalnya computer, OHP dan lain- lain, yag dapat membantu pendidikan.

Berkembangnya teknologi juga berimbas pada pendidikan. Proses penyampaian pendidikan menjadi semakin mudah dengan adanya e-learning. Hal tersebut merupakan imbas dari perkembangan teknologi internet.

Pemilihan Media

Pemilihan media di dasarkan pada tujuan objek media itu sendiri. Misalnya dalam proses pembeajaran bahasa, kita bisa memilih media yang mendukung pembelajaran tersebut. Dengan mengunakan radio misalnya. Juga pembelajaran di kelas, kita bisa menggunakan OHP, dan membuat persentasi agar proses pembelajaran atau transfer ilmu menjadi lancar dan dapat diterima oleh siswa.

Metode Pendidikan

Dalam media pembelajaran, kita juga harus mengetahui metode apa yang pas untuk penyampaian pembelajaran. Untuk itu, kita perlumengetahui kurikulum yang pas untuk bahan ajar.

Dewasa ini, kurikulum bersifat dinamis. Artinya berubah ubah tergantung objek pendidikan itu sendiri ( dalam hal ini siswa ). Misalnya kurikulum berbasis kompetensi yag dapat membuat siswa mandiri.

komunikasi dalam pendidikan

1. Bagan pemikiran dan penjelasannya mengenai hubungan antara ilmu komunikasi dengan pendidikan/pembelajaran

Dalam dunia pendidikan proses penyampaian pesan banyak dilakukan, bahkan mendominasi sistem pendidikan dan proses pembelajarannya. Proses pembelajaran sendiri sangatlah membutuhkan ilmu komunikasi dalam proses penyampaiannya agar peserta didik dapat menyerapnya dengan baik bahkan dapat mengembangkannya terhadap meteri yang telah diberikan oleh pengajar / guru. Jadi dalam peranannya, ilmu komunikasi meliputi semua aspek pembelajaran. Berikut bagan hubungan antara ilmu komunikasi dengan pendidikan


Dari bagan diatas bahwa pendidikan pada dasarnya dilingkupi denganilmu komunikasi. Dan menurut saya ilmu komunikasi itu sangat diperlukan dalam pendidikan. Dan pendidikan tidak akan berjalan tanpa ilmu komunikasi.

2. Model komunkasi helical ini dapat dikaji sebagai pengembangan dari model sirkular dari Osggod dan Schramm. Ketika membandingkan model komunikasi linier dan sirkular, Dance mengatakan bahwa dewasa ini kebanyakan orang menganggap bahwa pendekatan sirkular adalah paling tepat dalam menjelaskan proses komunikasi.
Heliks (helix), yakni suatu bentuk melingkar yang semakin membesar menunjukkan perhatian kepada suatu fakta bahwa proses komunikasi bergerak maju dan apa yang dikomunikasikan kini akan mempengaruhi struktur dan isi komunikasi yang datang menyusul. Dance menggarisbawahi sifat dinamik dari komunikasi
Proses kounikasi, seperti halnya semua proses sosial, terdiri dari unsur-unsur, hubungan-hubungan dan lingkungan-lingkungan yang terus menerus berubah. Heliks menggambarkan bagaimana aspek-aspek dari waktu ke waktu.

3. Pembelajaran merupakan suatu kegiatan yang kompleks karena kegiatan pembelajaran menyangkut proses penciptaan lingkungan, baik yang dilakukan guru maupun siswa agar terjadi proses belajar. Penciptaan lingkungan dalam belajar meliputi penataan nilai-nilai dan kepercayaan yang akan diupayakan tercapai. Upaya guru dalam menciptakan lingkungan agar terjadi proses belajar. Hal ini sejalan dengan pandangan bahwa pengajaran adalah penciptaan lingkungan agar mempengaruh

Walaupun inti dari pembelajaran adalah siswa belajar, namun guru memegang peranan sentral dalam upaya pembelajaran di sekolah. Oleh karena itu guru perlu mencari terobosan baru yang bersifat inovatif sebagai upaya pembaharuan mengikuti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Di mana syarat-syarat kehidupan modern dalam pendidikan adalah sifat efektif dan efisien. Semua itu ditentukan oleh sifat kreativitas seorang guru dalam melaksanakan tugasnya, terutama pada proses pembelajaran di kelas, seperti pemanfaatan penemuan-penemuan baru dalam ilmu pengetahuan, teknologi modern, teknologi pendidikan pada umumnya dan teknologi pengajaran pada khususnya, serta pemanfaatan/penggunaan berbagai macam sumber belajar dan media sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran. Rendahnya kualitas pendidikan antara lain ditandai dengan rendahnya prestasi belajar yang telah dicapai oleh siswa. Ada beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya prestasi belajar siswa, antara lain kurangnya motivasi belajar, kurangnya minat belajar, kurangnya respon siswa terhadap materi pelajaran, teknik penyampaian materi yang kurang menarik, serta kurang berkualitasnya guru dalam mengajarkan materi tersebut.

Dalam konteks pendidikan formal, kegiatan utama guru adalah melakukan kegiatan proses pembelajaran. Oleh karena itu proses pembelajaran harus mendapat perhatian utama dalam kegiatan pendidikan. Apabila proses pembelajaran dan komunikasi dapat berlangsung dengan baik, maka pencapaian hasil belajar akan baik pula, yang pada akhirnya kualitas pendidikan pun dapat meningkat.

4. Peningkatan komunikasi dewasa ini pesat sekali. Satu bentuk produk Komunikasi adalah internet yang berkembang pesat di penghujung abad 20 dan di ambang abad 21. Kehadirannya telah memberikan dampak yang cukup besar terhadap kehidupan umat manusia dalam berbagai aspek dan dimensi. Internet merupakan salah satu instrumen dalam era globalisasi yang telah menjadikan dunia ini menjadi transparan dan terhubungkan dengan sangat mudah dan cepat tanpa mengenal batas-batas kewilayahan atau kebangsaan. Melalui internet setiap orang dapat mengakses ke dunia global untuk memperoleh informasi dalam berbagai bidang dan pada glirannya akan memberikan pengaruh dalam keseluruhan perilakunya. Dalam kurun waktu yang amat cepat beberapa dasawarsa terakhir telah terjadi revolusi internet di berbagai negara serta penggunaannya dalam berbagai bidang kehidupan. Keberadaan internet pada masa kini sudah merupakan satu kebutuhan pokok manusia modern dalam menghadapi berbagai tantangan perkembangan global. Kondisi ini sudah tentu akan memberikan dampak terhadap corak dan pola-pola kehidupan umat manusia secara keseluruhan. Dalam kaitan ini, setiap orang atau bangsa yang ingin lestari dalam menghadapi tantangan global, perlu meningkatkan kualitas dirinya untuk beradaptasi dengan tuntutan yang berkembang. TIK telah mengubah wajah pembelajaran yang berbeda dengan proses pembelajaran tradisional yang ditandai dengan interaksi tatap muka antara guru dengan siswa baik di kelas maupun di luar kelas.